envRUNment : Semarak Semangat Lintas Angkatan

Jurnalis : Nitya

“Sebuah titik temu, untuk yang ditemukan, dipisahkan dan sesudahnya. Maka seperti rumah, pada fajar dan cerita-cerita tentangnya, mereka kembali.”

Sabtu, 12 Oktober 2019.
ITB Ultra Marathon adalah lomba lari yang digagas oleh Institut Teknologi Bandung, untuk merayakan HUT ke- 100 ITB. Setiap jurusan biasanya mengirim tim lari yang berisi dari alumni-alumni jurusan terkait. Tahun 2019 ini, IA TL (Ikatan Alumni Teknik Lingkungan) ITB pertama kali mengirim tim lintas angkatan untuk mengikuti ITB Ultra Marathon sejauh 200 km dari Jakarta hingga Bandung. IA TL mengirim 1 tim relay 2 dan 2 tim relay 18. Dalam penyambutan, IA TL ITB juga bekerja sama dengan mahasiswa HMTL ITB dan KMIL ITB.
Sabtu malam, kami mahasiswa HMTL ITB dan KMIL ITB melakukan briefing terpusat di Warung Pasta yang dipimpin oleh ketua IA TL ITB, Bapak Dida Gardera. Pada briefing tersebut, peserta penyambutan dibagi job desk-nya masing-masing. Ada yang mendapat tugas sebagai pemegang baliho, pemegang pita finisher, panji, memainkan perkusi dan meramaikan semarak penyambutan ketika para pelari mencapai garis finish. Malam itu, tidak hanya dilakukan briefing teknik penyambutan para tim lari tetapi sedikit sharing mengenai peran Teknik Lingkungan secara keseluruhan baik di pemerintahan atau di swasta. Selain ketua IA TL ITB, ada beberapa alumni yang hadir pada briefing terpusat ini salah satunya ada Kaprodi Teknik Lingkungan ITB, yaitu Bapak Benno Rahardyan. Acara briefing berlangsung cukup lama, karena pada awalnya setelah melakukan briefing terpusat dilanjutkan melakukan penyambutan pada tim relay yang pertama. Namun karena ada beberapa kendala, penyambutan tim relay pertama yang seharusnya jam 11 malam diundur menjadi jam 1 pagi.

Peserta tim penyambutan kembali lagi ke sekretariat himpunan untuk menunggu informasi lebih lanjut dan istirahat sambil menunggu tim relay pertama disambut jam 1 pagi. Setelah menunggu hingga jam 1 pagi, kami mendapatkan kabar bahwa 2 tim relay 18 akan datang jam 4 pagi nanti. Sehingga kami melanjutkan beristirahat sampai jam 4 nanti sebelum akhirnya melakukan penyambutan. Oh iya fun fact, ini merupakan pengalaman pertama HMTL ITB dan KMIL ITB berpartisipasi aktif di acara ITB Ultra Marathon! Baik angkatan 2016, 2017 dan 2018 yang baru saja dilantik. Pengalaman pertama ini disambut baik dan penuh semangat oleh kami sebagai peserta penyambutan.
Minggu, 13 Oktober 2019.
Jam 4 pun tiba! Kami tim penyambutan bergegas menunggu kakak-kakak tim relay pertama masuk ke garis finish. Kami dibagi menjadi dua tim, tim parade dan tim finisher. Tim parade berposisi di kantor BNI dengan tugas mengarak para pelari sampai akhirnya ke garis finish. Sedangkan tim finisher berposisi di dekat jam gadang, menunggu tim relay pertama masuk ke garis finish.
Suara arak-arakan mulai terdengar subuh itu.
Seratus lima tiga TL! TL!
Seratur lima tiga TL! TL!
Satu! Lima! Tiga! TL!
Satu! Lima! Tiga! TL!
Kedua tim relay 18 datang dengan penuh semangat bersamaan dengan tim parade mengumandangkan yel-yel pembangun semangat kita semua. Akhirnya tim relay pertama akhirnya masuk garis finish! Sebuah perjuangan yang begitu panjang bagi kakak-kakak pelari, Bandung-Jakarta, kembali lagi ke kampus tercinta dengan semarak semangatnya yang begitu membara. Tidak lupa setelah penyambutan di garis finish, para pelari menyampaikan sepatah dua patah kata dan apresiasi bagi seluruh massa yang terlibat. Kemudian diakhiri dengan gemuruh, salam yang mempersatukan kita semua.

Tugas kami belum selesai sampai disini, setelah penyambutan yang pertama dan silahturahmi dengan para alumni, kami melanjutkan penyambutan untuk tim terakhir yaitu tim relay 2. Waktu menunjukan pukul 5 pagi, kami bersiap-siap kembali untuk melakukan penyambutan dengan pembagian kerja seperti sebelumnya. Tanpa mengurangi semangat, tim terakhir datang yang menandakan berakhirnya juga penyambutan oleh kami. Tim terakhir, Kak Klir’99 dan Kak Firgun’99 menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada seluruh orang yang terlibat, dan sama seperti sebelumnya kami semua mengumandangkan salam gemuruh. Terdapat fun fact lagi! Ternyata salam gemuruh sekarang dan alumni jauh berbeda di bagian nadanya. Kami pun melakukan dua kali salam gemuruh, periode baru dan periode lama pastinya.
Pengalaman enviRUNment ini selesai! Paginya para alumni melanjutkan reuni yang dilaksanakan di 9008, sedangkan massa penyambutan HMTL ITB dan KMIL ITB beristirahat di sekretariat himpunan. Sebuah pengalaman yang menyenangkan, mengisi malam minggu hingga subuh, menyanyikan yel-yel sambil menyambut kakak-kakak yang sudah berpetualang begitu panjang dan melelahkan.

Jayalah selalu Teknik Lingkungan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 × = thirty five