ENTREPRENEUR 101

Ada yang tertarik untuk menjadi pengusaha setelah lulus nanti? Hmm, pastinya kamu datang ke acara Entrepreneur 101 dari departemen badan usaha HMTL pada tanggal 21 November kemarin. Acara yang diadakan di ruangan 3201 Gedung Sipil tersebut berbicara mengenai bagaimana menjalani bisnis terutama bagi para pemuda dengan mengundang tiga pemateri yaitu Alif Ramdhani Suyanto (CEO Cokotetra), Lucky Danna Aria (CEO Matoa), dan Ridho Khusnul Fadhil (CEO Humblezing).

Sesi pertama diisi oleh Mas Ridho (CEO Humblezing), ia sempat menceritakan mengenai produk clothingnya. Mas Ridho juga menjelaskan mengenai tantangan dalam menjalankan bisnis yaitu willingness, modal, serta kesibukan lain yang terkadang menghambat bisnis yang akan kita jalani. Lalu, Mas Ridho juga memberi beberapa masukan tentang marketing strategy, menurutnya cara mengenalkan sebuah brand yang paling efektif adalah melalui social media, karena paling cepat dan murah. Bisa juga dengan mengikuti berbagai event yang dihadiri oleh banyak orang sehingga akan makin banyak orang yang mengenal brand kita.10153011_10205243553194049_4577049996624810160_n

Ridho, CEO Humblezing, berbagi pengalaman membangun bisnisnya.

                Sesi kedua giliran Mas Alif yang menjadi pembicara. Pertama-tama ia menjelaskan tentang latar belakang usahanya, yaitu Cokotetra. Cokotetra sendiri merupakan singkatan dari cokelat, kopi, teh dan sastra. Mas Alif juga belajar meracik kopi secara otodidak. Hal yang menjadi tantangan dalam menjalani usaha ini adalah segmentasi pasar dan modal. Untuk segmentasi pasar, Mas Alif memilih mahasiswa sebagai targetnya. Karena menurutnya mahasiswa itu loyal serta memiliki rasa penasaran yang tinggi. Dengan mahasiswa sebagai targetnya, maka harga yang ditawarkan harus murah, selain itu tempatnya harus nyaman alias homy. Tak lupa Mas Alif pun menerangkan mengapa ia mengkombinasikan kopi dengan sastra, menurutnya baca sastra sambil ngopi itu enak.10612914_10205243566994394_6929561317371517092_n

CEO Cokotetra, Alif, bercerita soal bisnisnya yang diawali dari hobi.

                Sesi ketiga diisi oleh Mas Lucky, CEO Matoa. Sama seperti sebelumnya, Mas Lucky pun menceritakan pengalamannya dalam mendirikan usaha. Matoa adalah brand eco-watch, dengan material yang digunakan berasal dari limbah kayu. Mas Lucky juga berkata bahwa untuk memulai suatu usaha kuncinya adalah ‘start with why’. Dan, sama seperti apa yang disampaikan Mas Ridho, menurutnya media online memiliki kekuatan besar dalam proses marketing.63987_10205243568594434_8394811416112299108_n

Lucky, CEO Matoa, berbagi tips bagaimana memulai bisnis.

                Secara keseluruhan acara berlangsung secara menarik dan peserta pun tampak antusias, terutama dalam mengajukan pertanyaan di sesi keempat. Pesan utama yang didapatkan dari acara ini adalah, jangan takut untuk memulai usaha!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


nine − 8 =