Workshop Menuju Desa Mitra 2014

Hari minggu kemarin ada acara yang seru banget, lho, di 9008, yaitu workshop Desa Mitra, yang diselenggarakan atas kerjasama panitia ECO PROJECT dan IATL. Acara yang dihadiri sekitar 60 anggota HMTL ini diisi oleh IATL dengan 3 tema, yaitu Introduction to Project Cycle, Teknik Air Minum dan Sanitasi Pedesaan, dan Social Mapping dan Pemberdayaan.

Acara dibuka dengan doa pukul 09.30 WIB, dilanjutkan dengan pemaparan evaluasi Desa Mitra 2013 dan progress report Desa Mitra 2014 oleh ketua Desa Mitra 2014, yaitu Bellaria Ekaputri, Teknik Lingkungan 2011. Ternyata banyak evaluasi dari keberjalanan Desa Mitra 2013 yang telah diterapkan oleh panitia sekarang agar kesalahan sebelumnya tidak terulang dan Desa Mitra 2014 berjalan lancar. Salut!

Materi pertama diisi oleh Fajar Eko Antono, salah satu pengurus IATL. Di sesi ini semua hal yang berhubungan dengan proyek, mulai dari definisi hingga bagaimana memanajeri suatu proyek, dikupas lengkap. Pengetahuan tentang bagaimana seharusnya pola pikir kita tentang siklus proyek hingga bagaimana merancang suatu anggaran biaya proyek bisa kita dapatkan di sini. Setelah 2 jam dan ditutup dengan sesi tanya jawab, peserta dan pemateri diberi kesempatan untuk rehat sejenak.

Materi kedua adalah Teknik Air Minum dan Sanitasi Pedesaan dengan pamateri oleh Winarko atau biasa dipanggil Winces. Materi ini berhubungan erat dengan teori-teori dasar pengolahan air dan sistem penyediaan air minum. Materi ini tergolong menarik karena salah satu masalah di desa yang akan di datangi adalah kekurangan air sehingga peserta dapat bertanya langsung kepada ahlinya. Setelah sesi tanya jawab, terdapat penyerahan penghargaan kepada pemateri oleh ketua HMTL.

Maria Dian Nurani atau biasa disapa Mbak Maya adalah pemateri ketiga, sekaligus materi terakhir dari rangkaian workshop persiapan desa mitra. Mbak Maya yang juga wakil ketua IATL membawakan materi social mapping dan need assessment, yaitu bagaimana kita bersosialisasi dengan masyarakat untuk mengetahui keinginan masyarakat sehingga keberjalanan desa mitra dapat sejalan dengan keinginan masyarakat. Materi ketiga ini terasa penting karena ternyata masih banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan saat mensosialisasikan suatu ide sehingga peserta menjadi tau tips dan trik agar kejadian-kejadian yang sudah tidak terulang lagi.

Waktu hampir menunjukkan pukul 17.00 sesi tanya jawab akhirnya harus ditutup dan dilanjutkan dengan foto bersama. Semoga materi-materi yang sudah disampaikan dapat diaplikasikan untuk desa mitra, ECO PROJECT, dan HMTL yang lebih baik J

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ three = 11