Ecohimp: Himpunan Ramah Lingkungan

Saat ini, gerakan gerakan yang mendukung kelestarian alam dan lingkungan semakin merebak dan kian dikoar –koarkan secara luas. Salah satu gerakan sederhana yang sering didengungkan yaituecolifestyle. Sebuah gaya hidup yang cinta dan pro lingkungan. Selain ecolifestyle, di kalangan mahasiswa juga ada sebuah gerakan sederhana yang mirip namun berbeda nama yaitu ecohimp. Ecohimp merupakan singkatan dari Eco dan Himpunan. Jika dilihat dari arti secara bahasa, ecohimp merupakan himpunan yang ramah dan cinta lingkungan. Lalu apa itu himpunan ramah lingkungan? Bagaimana contoh penerapan ecohimp? Siapa saja yang sudah menerapkannya? Apa tujuan dan manfaat Ecohimp? Let’s check these out guys 😀

Menurut Wahyu Cahyadi, Kepala Departemen Kesekretariatan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan, ecohimp yaitu himpunan berbasis lingkungan . Ecohimp merupakan suatu langkah yang bertujuan untuk membangun kebiasaan – kebiasaan ecolifestyle dalam himpunan.Sejak beberapa tahun yang lalu, ecohimp ini merupakan budaya dan warisan dari angkatan-angkatan atas sehingga harus dilestarikan terus kedepannya. Di HMTL sendiri, tujuan ecohimp ini merupakan wujud penerapan ilmu yang telah diterima di teknik lingkungan agar bermanfaat kembali bagi lingkungan. Selain itu, dengan melaksanakan ecohimp, kita juga sudah berpartisipasi dalam perbaikan dan pencegahan kerusakan lingkunan.

Contoh nyata dan sederhana dari perilaku ecohimp yang juga sedang dicoba dilakukan di himpunan mahasiswa teknik lingkungan ada lima, yaitu pemilahan sampah, pengolahan air SPAH(Sistem Pengolahan Air Hujan), penggunaan kertas reuse, mematikan lampu dan mencabut listrik bila tidak digunaka, serta membiasakan penggunaan shopping bag.

Hampir sama dengan tujuan, manfaat yang diperoleh dari ecohimp yaitu perbaikan lingkungan. Salah satunya yaitu pengurangan penggunanan plastik dengan dengan memakai shopping bag. Plastik merupakan benda yang susah diuraikan. Selain itu plastik juga bisa menjadi penyebab pencemaan lingkungan. Nah untuk meminimalisasinya kita gunakan shopping bag sebagai pengganti plastik.

Wahyu juga menambahkan bahwa saat ini ada keinginan untuk mengajak himpunan lainnya agar turut menerapkan ecohimp ini. Tetapi baru rencana dan belum menjadi program kerja. Salah satu caranya yaitu melalui sosialisasi dengan tindakan nyata. Maksudnya yaitu tidak hanya sosialisasi saja tapi juga memberi contoh tindakan. Misalnya sosialisasi sambil memberikan tempat sampah yang sudah dipilah-pilah. Namun keterbatasannya yaitu masalah biaya. Sebenarnya, langkah awal untuk ber-ecohimp cukup sederhana, yaitu pemilahan sampah. Dengan mau memilah sampah, kita sudah bisa membantu mempermudah proses pengelolaan sampah dan membantu perbaikan kulaitas lingkungan . Namun, mirisnya , masih banyak mahasiswa yang tidak mau memilah sampah padahal tempat sampah sudah disediakan. Mungkin, ada 2 faktor yang menyebabkannya yaitu jenis tempat sampah nya yang terlau banyak sehingga bingung ditaruh dimana sampahnya atau karena dari diri sendiri yang belum sadar pentingnya pemilahan sampah. Di HMTL sendiri sampah yang ada sudah dalam kondisi terpilah. Untuk sampah basah (organik) dibungkus dalam trashbag kemudian diangkut petugas sampah. Nah untuk sampah botol plastik, tetrapack, kemasan makanan dan kertas diberikan ke pemulung. Sebenarnya untuk kemasan makanan pernah ada kerjasama dengan perajin sampah kemasan di Balubur . Tapi hal tersebut tidak efektif karena sampah kemasannya harus rapi dan dalam jumlah banyak . Oleh karena itu, saat ini kerja sama tersebut tidak dilanjutkan lagi.

Ditanya mengenai program keberjalanan ecohimp tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Wahyu menjawab bahwa perbedaanya tahun kita sama tahun lalu yaitu dalam masalah sosialisasi. Tahun kemarin sosialisasinya hanya dilakukan waktu PEKKA saja. Namun untuk periode ini, sosilaisasinya dilakukan setiap ada forum seperti LPJ TT, PEKKA, audiensi , dll. Namun, agar lebih menarik, sosialisasi juga dapat dilakukan melalui video ataupun poster.

Semoga kedepannya ecohimp ini bisa diterapkan oleh seluruh masa himpunan. Selain itu, semoga kesadaran dari tiap individu sendiri meningkat sehingga maumenerapkan ecohimp ini dan menjadi contoh untuk orang lain agar turut menerapkan ecohimp. Let’s keep our environment save and healthy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


five × = 30