Mari Mudik Ramah Lingkungan!

Lebaran kian dekat, jalur mudik pun kian ramai. Memang kurang afdol rasanya kalau merayakan lebaran tidak dengan keluarga tercinta. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang rela menempuh perjalanan jauh untuk menuju ke kampung halamannya.

Tetapi, bukan hal yang aneh juga ketika musim mudik tiba, kemacetan sangat parah terjadi terutama di jalur mudik. Mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi memang masih menjadi pilihan utama para pemudik, terutama beberapa tahun kebelakang ini mudik dengan menggunakan sepeda motor kian diminati. Padahal, banyaknya kendaraan akan menimbulkan polusi udara. Selain itu, masih ada beberapa pemudik yang membuang sampah sembarangan di jalan. Mudik sih boleh saja, tetapi harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Ada beberapa tips agar mudik tetap ramah lingkungan:

1         Menggunakan angkutan umum, seperti bus, kereta api, dan lain-lain. Mudik menggunakan angkutan umum akan mengurangi volume kendaraan di jalur mudik, sehingga jika banyak orang yang melakukannya akan mengurangi kemacetan.

2         Kalau menggunakan kendaraan pribadi, jika memungkinkan gunakan yang ramah lingkungan, alias yang emisi buangan gasnya paling kecil. Juga usahakan kapasitas kendaraan terisi penuh, mungkin bisa dengan mengajak teman yang satu daerah.

3         Bawa bekal makanan dan minuman dari rumah dengan wadah yang dapat digunakan kembali. Begitu juga dengan snack yang dibawa. Beli kemasan keluarga dan masukkan dalam toples plastik. Selain pasti lebih hemat, ini akan mengurangi sampah kemasan pembungkus makanan. Juga bekal makanan yang dibawa sendiri lebih higienis dan terjamin kebersihannya.

4         Untuk mengurangi pemakaian AC di kendaraan, berangkat mudik bisa dilakukan saat pagi hari atau saat metahari telah redup. Agar tidak kepanasan cukup buka jendela untuk menikmati semilir air.

5         Jangan lupa sediakan keranjang sampah di dalam mobil. Sampah juga harus dipilah. Sampah basah sisa makan dan lain sebagainya  dan sampah kering seperti plastik kemasan makanan semestinya disimpan di tempat yang berbeda. Buang sampah tersebut ketika menemukan tempat sampah, jangan dibuang di sembarang tempat, apalagi di jalanan.

6         Kurangi penggunaan tissue. Hal ini bisa disiasati dengan membawa sapu tangan atau lap basah yang disimpan dalam toples kedap udara agar tetap lembap.

 

Yuk, terapkan tips-tips di atas! Bukan hanya saat mudik ke kampung halaman saja tetapi juga saat kembali dari kampung halaman. Ingatlah bahwa menjaga lingkungan merupakan kewajiban semua orang. Jangan sampai mudik ini membawa dampak negatif bagi lingkungan.

 

Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


9 − eight =