Berbagi Pengalaman di Bedah KP

Hari Sabtu (17/5/2014) yang lalu, Departemen Akademik HMTL mengadakan acara Bedah Kerja Praktik (Bedah KP). Acara yang berlangsung di ruang 9008 ini menghadirkan 3 pembicara, yaitu Yusuf Fadian, Denisa Diviana, dan Astryd Viandilla. Ketiganya merupakan mahasiswa TL 2010 yang pada tahun kemarin telah menyelesaikan kerja praktik.

Materi pertama disampaikan oleh Kak Astryd. Ia bercerita mengenai pengalamannya KP di PT Newmont Nusa Tenggara dengan tema Identifikasi dan Alternatif Pemanfaatan Limbah B3. Sebelumnya, Kak Astryd juga menjelaskan apa saja yang harus disiapkan sebelum berangkat KP, yaitu harus ada surat kepastian diterima KP oleh perusahaan atau instansi yang dituju, ada tanggal kepastian KP dan temanya yang sudah disetujui oleh perusahaan. Setelah itu, calon peserta KP harus menghadap koordinator KP dari TL, yaitu Pak Chaerul, untuk mendapat persetujuan mengenai tema KP dengan mengajukan proposal dan juga kondisi eksisting di tempat KP yang dituju. Jika semua sudah terpenuhi, langkah selanjutnya adalah bertemu dengan dosen pembimbing. Dosen pembimbing Kak Astryd sendiri adalah Ibu Tri Padmi.

Pada saat KP, Kak Astryd menuturkan bahwa yang dilakukannya disana adalah mengidentifikasi jenis limbah B3 yang dihasilkan apa saja, bagaimana pengelolaannya (misalnya dengan minimasi, pelabelan, pewadahan, penyimpanan, pengangkutan, pemanfaatan, dan pengolahannya). Lalu, dilakukan evaluasi pengelolaan limbah B3 tersebut, dan juga dibuat neraca limbah B3. Tips-tips dari Kak Astryd pada saat KP yaitu, KP jangan sendiri, cari koneksi karena siapa tahu bisa tugas akhir disana atau bahkan bekerja di sana. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa KP tidak hanya untu mengetahui bagaimana dunia kerja, tetapi juga sebagai tempat liburan.

Materi dilanjutkan oleh Yusuf, atau biasa dipanggil Kak Ucup, mengenai implementasi Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001 di Toyota. Pembimbing KP nya adalah Pak Djoni Kusmulyana. SML ISO 14001 sendiri merupakan tandar Internasional untuk sistem manajemen lingkungan, yang memungkinkan organisasi untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan dan tujuan-tujuan yang berkaitan dengan sistem manajemen lingkungan. ISO 14001 ini menganut model PDCA (Plan-Do-Check-Action). Menurut Kak Ucup, KP mengenai ISO 14001 bisa evaluasi implementasi secara keseluruhan maupun hanya implementasi beberapa poin klausalnya saja secara lebih mendetail. Hal yang dilakukan Kak Ucup pada saat KP yaitu mempelajari ISO 14001 dan SML yang diterapkan oleh perusahaan, observasi ke lapangan untuk melihat kesesuaian pekerjaan di lapangan dengan SML yang diterapkan, serta observasi ke lapangan untuk melihat ketercapain klausal ISO 14001. Lalu membandingkan kesesuaian tersebut dengan klausa klausa ISO 14001 dan melihat ketercapaian tiap klausa ISO 14001. Saran Kak Ucup jika ingin KP dengan tema ini adalah lebih baik untuk fokus ke beberapa aspek/klausal dari ISO 14001 karena lebih fokus sehingga bisa digali lebih dalam, selain ISO 14001 pelajari juga sistem manajemen lingkungan yang dimiliki perusahaan, serta minta pada perusahaan/pembimbing di perusahaan untuk observasi ke lapangan.

Materi terakhir disampaikan oleh Kak Denisa, dengan judul KP Evaluasi Pengolahan Air Terproduksi dengan Phenol Treatment Unit di Lapangan Mutiara VICO Indonesia. Dosen pembimbingnya adalah Ibu Mindriany Syafila . Air Terproduksi adalah air yang dihasilkan bersama dengan minyak dan gas. Air terproduksi ini megandung limbah organic yang harus diolah.  Sedangkan Phenol Treatment Unit dikenal dengan Sistem Lumpur Aktif. Prosesnya secara Biologi. Langkah pengerjaan KP menurut Denisa secara umum adalah diskusi dan persiapan, studi literature, pelaksanaan, analisis data dan diskusi, serta penyusunan laporan. Sedangkan langkah pelaksanaan kerja praktik adalah inisiasi, observasi, pengambilan data di lapangan, wawancara, identifikasi masalah, dan evaluasi. Hal yang dievaluasi dari phenol treatment proses diantaranya adalah proses, kriteria desain, SOP, dan efisiensi. Tips pada saat KP dari Kak Denisa adalah selalu senyum, sapa, dan sopan, Interaktif dan inisiatif bertanya, perbanyak link di sana,  manfaatkan waktu sebaik-baiknya, enjoy aja : KP itu Kulap Pribadi loh !

Selain materi di atas, ketiga pembicara juga menuturkan hal-hal apa saja yang harus dilakukan sepulangnya dari KP, yaitu melapor ke dosen pembimbing, menyicil laporan dan bimbingan, membuat form presentasi KP, dan terakhir laporan KP. Jangan lupa untuk membuat timeline bimbingan minimal sebulan 2 kali agar tidak panik di akhir. Selamat liburan, selamat KP!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight × 9 =